Deprecated: Array and string offset access syntax with curly braces is deprecated in /home/u5848999/public_html/parokisedayu/wp-includes/script-loader.php on line 707

Deprecated: Unparenthesized `a ? b : c ? d : e` is deprecated. Use either `(a ? b : c) ? d : e` or `a ? b : (c ? d : e)` in /home/u5848999/public_html/parokisedayu/wp-content/plugins/jetpack/modules/shortcodes/soundcloud.php on line 167

Deprecated: Function get_magic_quotes_gpc() is deprecated in /home/u5848999/public_html/parokisedayu/wp-includes/load.php on line 656

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u5848999/public_html/parokisedayu/wp-includes/theme.php on line 2245

Deprecated: Function get_magic_quotes_gpc() is deprecated in /home/u5848999/public_html/parokisedayu/wp-includes/formatting.php on line 4382
Syawalan dan Sarasehan Usaha Online di Era New Normal – Gereja Santa Theresia Sedayu
Loading...
Berita

Syawalan dan Sarasehan Usaha Online di Era New Normal

Paguyuban Keluarga Penyandang Disabilitas/Difabel Sedayu PINILIH Theresia atau Timja Peduli Difabel Paroki St. Theresia Sedayu pada hari Kamis, 28 Mei 2020 melaksakan program lanjutan dala rangka meningkatan kapasitas anggota bidang usaha mikro. Acara bertajuk “Syawalan dan Sarasehan Usaha di Era New Normal”  ini yang diikuti oleh 54 orang secara online via aplikasi zoom meeting berlangsung kurang lebih 2,5 jam. Mengundang 4 narasumber yang kompeten dibidangnya yaitu: Bapak Sarjiman SIP, ME (CAMAT Sedayu),  Bapak Awan Santosa, SE, M.Sc (Dosen FE UMBY), Anastasia Sri Erniati, CPC (Leadership & Personal Development Coach) dan tokoh difabel Pak Doddy Kurniawan Kaliri (Owner Brand “RUMAH EL-KASIH). Acara di moderatori oleh Maria Tri Suhartini, SE sekaku Ketua Forum Pinilih.

Sebelum acara sarasehan berlangsung, syawalan diisi pengantar kesehatan singkat dari dr. Sistia utama selaku Kepala Puskemas Sedayu I. Beliau  mengajak anggota Pinilih untuk selalu mematuhi protocol kesehatan di kegiatan sehari-hari masa Pamdemi Covid-19.  Beliau menjelaskan keamanan dasar pencegahan virus Covid-19 yang sedang mewabah saat ini. Ajakan untuk sering cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker ketika aktivitas apalagi bila batuk atau pilek. Untuk menjaga imunitas tubuh beliau mengingatkan untuk untuk konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah dan minum 8 gelas air putih.  Agar tetep sehat perlu Rajin olahraga dan istirahat cukup juga dianjurkan. Selalu jaga jarak ketika berinteraksi secara fisik dengan orang.

Memasuki masa new normal dimana masyarakat bisa keluar rumah agar siklus ekonomi rumah tangga tetap berjalan Dr. Sistia mengingatkan untuk melaksanakan protocol kesehatan setelah berpergian, ditempat kerja, dan selama berada di jalan. “Intinya dari penerapan protocol kesehatan dan menjaga imunitas tubuh menjadi kunci utama agar tetap sehat dan terhindar dari terpaparkan virus Covid 19”, imbuhnya.

Memasuki acara inti acara sarasehan usaha online, pemaparan diawali oleh dari Bapak Camat Sedayu Bapak Sarjiman. SIP, ME. Beliau menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk Pinilih atas terselenggaranya acara syawalan dan sarasehan virtual. Walaupun dirumah masing-masing tetap bisa bersilaturahmi dan mendapatkan ilmu yang berharga.

Pamdemi Covid 19 ini berdampak disemua sektor, merubah tatanan normal masyarakat yang ada. Masyarakat yang kuat, siap, optimis, tidak paniklah yang akan bertahan. “ Pinilih mau tidak mau harus adaptasi. Kemampuan beradaptasi Pinilih saat menghadapi berbagai macam perubahan yang terjadi dalam waktu yang cepat. “Dengan semangat DSP yaitu Dinamic, Smart, dan Powerfull kita yakin warga difabel sedayu bisa melewati masa krisis pamdemi ini dengan baik. Tidak perlu mengandalkan bantuan negara atau pemerintah. Pinilih bisa berusaha sendiri karena dapat dukungan dari berbagai pihak” tutur Pak Camat. Beliau mengatakan peran forum sangat membantu untuk kemandirian dan ketahanan ini karena adanya jaringan kerjasama yang telah terbentuk. Selaku Camat Sedayu akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan Pinilih karena Pinilih forum keluarga yang sangat dibutuhkan warga difabel sebagai ruang bertemu, berkembang bersama.

Paparan berikutnya adalah dari Bapak Awan Santoso  SE, M.Sc selaku Dosen FE UMBY. Mengawali paparannya, beliau menjelaskan saat ini Indonesia dibanjiri barang-barang import dimana penjualannya melalui virtual, sedangkan 87 persen pelaku UMKM belum terkoneksi dengan internet atau belum melakukan migrasi online untuk promosi usahanya. “Pemdemi ini memaksa orang untuk mengubah cara usahanya untuk berpidah ke online. Bagaimana membangun ekonomi dari bawah. Sedayu sudah ada Jagoriko atau Jajan Tonggo Nglari Konco sebagai pasar online warga sedayu telah sumber kekuatan masyarakat untuk bertahan”. Perlu dikembangkan lebih baik lagi”.

Pinilih harus mulai bergerak ke online. Langkah awalnya perlu pembangunan database para pelaku usaha difabel. Pelaku usaha difabel ini harus selalu berjaringan dengan banyak pihak untuk memperluas pasaran. “Literasi Digital penting dalam bisnis online, memaksimalkan HP Android yang dimiliki sebagai sumber belajar. Belajar memaksimalkan media sosial seperti Facebook, Instagram, whatapp untuk komunikasi online.  Dari dalam diri difael juga perlu mengubah mainset, model usahanya,  untuk berhasil dalam bisnis. Dari sisi keorganisasian perlu disiapkan” kata Pak Awan.

Menyambung pembicaraan dari Pak Awan, pembicara berikutnya Pak Doddy Kurniawan Kaliri, difabel daksa yang bisa dibilang sukses mengelola bisnis onlinenya. Beliau owner sebuah Brand Rumah El-Kasih yang dibangun bersama istrinya. “Produk yang saya jual adalah Busana Muslim. Rumah El-Kasih mulai kami  kembangkan sejak 2017. Sebelumnya kami memang sdh memulai usaha di Busana Muslim. Strategi yang g kami jalankan saat itu  masih dengan menawarkan orang per orang dengan sistem kontan ataupun Lunas. Mulai 2017 kami merasa bahwa harus masuk ke strategi Online. Oleh sebab itu kami berpikir untuk mencari sebuah nama atau brand agar lebih bisa dikenal. Pada akhirnya saya dan istri bersepakat menggunakan Rumah EL-KASIH” cerita  Pak Doddy.

Selain mengelola Rumah El-Kasih, Pak Doddy bersama kawan-kawan difabel Sleman mengajak Difabel Pelaku Usaha untuk menggunakan Platform Digital sebagai salah satu  strategi penjualan yang prioritas. Selama ini pelaku usaha difabel masih menggunakan offline, sementara pengembangan UMKM sudah beralih ke platform digital dalam penjualan.

Untuk meningkatkan kemampuan para difabel sering mengikuti pelatihan yang diadakan Dinas Koperasi dan UMKM di DIY. “Catatan penting bahwa model pelatihan juga belum mempertimbangkan sisi aksesibilitas. Misal pelatihan dilakukan di lantai 3 yagg tidak ada liftnya. Jadi difabel harus lewat tangga. Ini berarti kan pemerintah belum memasukkan pemikiran bahwa Difabel yang jadi pelaku usaha itu banyak dan perlu dukungan juga dari pemerintah sama dengan pelaku usaha yang tidak difabel”. Dari pengalaman-pengalaman ini mencetuskan niatan Pak Doddy untuk membuat gerakan/ajakan Difabel Pelaku Usaha Go Digital.

Strategi yang diusulkan oleh Pak Doddy untuk difabel bertahan diusaha online ini antara lain: optimalisasi platform digital, indentifikasi usaha-usaha yang saat ini berkembang, mendukung usaha dari difabelnya sendiri pendampingan terus menerus (inkubator bisnis) yang berkesinambungan. Dibutuhkan desain pelatihan yang inklusif kerjasama dengan kampus, dunia usaha, pemerintah dan stakeholder yang lain. “Difabel pelaku bisnis perlu membuat peta jalan barang apa yang mau dijual. Persiapan dalam diri difabel harus percaya diri dalam bisnis. Kepercayana diri didapat dari meningkatkan kapasitas diri, terus belajar, tidak mudah putus asa”, tambahnya.

Pembicara terakhir Mbak Anastasia Sri Erniati, CPC. Atau Miss Erni panggilan akrab teman-teman Pinilih. Miss Erni berprofesi sebagai Leadership & Personal Development Coach. Founder of The R Leadership Coaching, saat ini bertugas di Kalimantan Timur “Setiap orang yang ingin usaha arahanya adalah sukses. Kesuksesan itu tergantung dari diri kita. Orang dikatan sukses ketika terjadi keselarasan antara niat, pikiran dan tindakan”, kata beliau yang begitu menyemangati peserta yang hadir.  Beliau berbagi ilmu 10 kebiasaan kunci untuk menarik sukses yaitu:

  1. Jadikan setiap tantangan / masalah sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang
  2. Belajarlah berbagai ketrampilan yang dulu tidak pernah terpikirkan untuk dipelajari
  3. Lakukan hal-hal membangun yang orang lain tidak mau lakukan
  4. Persiapkan diri Anda untuk bisa merebut setiap kesempatan yang akan datang
  5. Bersiaplah untuk gagal lebih banyak daripada orang lain
  6. Bersikaplah seperti seorang pemenang kelas dunia – meskipun kita masih dalam proses.
  7. Jadilah diri sendiri, jujur pada diri sendiri dan orang lain, dapat dipercaya serta tulus
  8. Biasakanlah berbagi, jadilah seorang Pemberi (Giver), bukan Pengambil (Taker) – perbanyaklah bersyukur
  9. Belajarlah untuk diam dan mendengar dengan baik agar kita bisa belajar
  10. Biasakan diri untuk melakukan kebiasaan baik dengan konsisten

Miss Erni menyimpulkan “Sukses itu mahal harganya, memerlukan banyak perjuangan, pengorbanan, konsistensi dan proses untuk menjadi pribadi yang selalu mengembangkan diri. Tingkat kesuksesan kita akan selalu sejalan atau paralel dengan tingkat perkembangan diri kita yaitu tingkat pola pikir, pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman”.

Acara sasasehan selesai  pukul 15.30 dan ditutup dengan foto bersama dari rumah masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *