PINILIH SEDAYU MENGADVOKASI PEMBENTUKAN DIFABEL TINGKAT DESA – Gereja Santa Theresia Sedayu
Loading...
Berita

PINILIH SEDAYU MENGADVOKASI PEMBENTUKAN DIFABEL TINGKAT DESA

PINILIH adalah sebuah Forum Keluarga penyandang disabilitas/Difabel di Sedayu yang dibentuk 27 Agustus 2017 lalu. Forum yang diinisiasi oleh Timja Peduli Difabel Gereja St. Theresia Sedayu ini terus bergerak mendampingi dan memberdayakan masyarakat khususnya difabel dan keluarganya bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu PINILIH melaksanakan banyak kegiatan untuk peningkatan kapasitas diri difabel maupun organisasinya agar menjadi forum kuat, mandiri, dan sejahtera.  Pendataan terus dilakukan dengan menyisir seluruh keluarga difabel sedayu agar tercatat di database pemerintah. Dengan tercatatnya di system database (DTKS) pemerintah diharapkan program-program kesejahteraan sosial bisa dinikmati keluarga PINILIH.

Sebagai komunitas, PINILIH sejauh ini  lebih menekan sebagai ruang ekspresi, ekplorasi cita-cita dan inovasi bagi anggotanya. Luasnya layanan untuk kurang lebih  500 difabel di Sedayu, dirasakan belum maksimal dan masih banyak yang tercecer tidak tersentuh semua. Banyak keterbatasan baik dalam jangkauan layanan dan dibatasinya jumlah partisipasi keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. Dari sisi  anggaran, forum level kecamatan tidak ada anggaran kegiatan karena fungsi kecamatan sebagai fungsi koordinasi, bukan institusi yang memiliki anggaran pemberdayaan dari pemerintah seperti Dana Desa. Kendala-kendala diatas  maka PINILIH merasa perlu untuk membentuk kelompok Difabel di 4 Desa di Kecamatan Sedayu, agar penjangkaun keluarga difabel lebih kecil.

Pembentukan Kelompok Pinilih tingkat desa ini diawali dari Desa Argosari pada tanggal 19 Agustus 2020. Kemudian disusul kelompok difabel Desa Argodadi tanggal 15 September 2020. Selang 11 hari kemudian Desa Argomulyo dengan nama kelompoknya KINASIH. Desa yang terakhir membentuk adalah Desa Argorejo pada tanggal 20 November 2020. Pembentukan difabel desa ini diadakan di Aula desa masing-masing dan melibatkan Desa dalam prosesnya. Hampir semua desa sudah menyiapkan kelompok difabel ininmendapatkan SK pengukuhan. Dengan adanya SK keberadaanya diakui oleh Desa dengan demikian akan ada anggaran rutin dari Dana Desa untuk aktivitas-aktivitasnya.

Kelompok difabel di setiap desa penting dibentuk bukan tanpa tujuan. Pembentukan kelompok difabel  mandiri merupakan representasi kemandirian difabel dan aktualisasi serta bentuk partisipasi kelompok difabel di desa. Pembentukkan di tingkat desa menjadi stimulus bagi pemerintah desa untuk mulai terbuka dengan keberadaan difabel yang masih mengalami stigma negative dan sering tidak dilibatkan dalam proses-proses pembangunan.

Kelompok difabel tiap desa ini memungkinkan difabel dan keluarganya untuk belajar berorganisasi, menuangkan ide-ide mengembangkan komunitas, melatih kepercayaan diri sendiri, untuk menujukkan eksistensi sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama atau setara dengan yang lain.

PINILIH Sedayu sebagai inisiator pembentukan kelompok difabel tetap memfasilitasi dan mendampingi agar bisa mandiri dan berkembang. Kegiatan awalnya memberikan peningkatan kapasitas pengurus mengenai dasar-dasar organisasi dan public speaking. Selain itu PINILIH Sedayu juga menjaringkan dengan komunitas-komunitas lain agar bisa saling bersinergi. Inti dasar kelompok desa yang kuat adalah adanya rasa memiliki terhadap komunitas oleh anggotanya. Anggota senang berkumpul sebagai satu keluarga dan mendapatkan manfaat dari organisasi. Koordinasi dan komunikasi menjadi hal wajib untuk organisasi menjadi solid.

 

Pinilih Argomulyo

 

Pinilih Argorejo

 

Pinilih Argodadi

 

Pinilih Argosari
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *