BERSEDIA MENJADI PELAYAN – Gereja Santa Theresia Sedayu
Loading...
Berita

BERSEDIA MENJADI PELAYAN

IMG-20181104-WA0012Lowongan pejabat biasanya menjadi rebutan bagi masyarakat. Namun apakah lowongan menjadi anggota Dewan Pastoral Paroki Harian juga menjadi rebutan? Mereka yang terpilih menjadi Dewan Patoral Paroki Harian juga harus menerima dengan kerendahan hati. Menjadi anggota Dewan Pastoral Paroki Harian memang bisa dianggap menambah tugas dalam hidup keseharian. Namun ada istilah “gratia status,” yaitu rahmat yang diterima seseorang karena status atau tugas yang diembannya. Demikian kata Adrianus Maradiyo, Vikep DIY, Minggu (21/10) di Gereja St. Theresia Sedayu. Pada hari itu di Gereja St. THeresia Sedayu dilaksanakan wawanhati dengan Romo Vikep DIY dan pemilihan Tim Formatur Dewan Paroki.

Ketika ditawari untuk menjadi anggota dewan paroki, biasanya orang tidak bersedia dengan alasan tidak layak. Namun, bukankah semua orang memang tidak layak dihadapan Tuhan? Jadi, mereka yang terpilih harus bersedia dan mau menerima tugas dengan penuh syukur. “Saya percaya gratia status yang pasti melimpah pada Bapak Ibu,” kata Romo Adrianus Maradiyo. Romo Adrianus Maradiyo mengatakan bahwa St. Theresia adalah pelindung misi. Maka semangat bermisi seharusnya berkembang di Paroki Sedayu. Mewartakan kabar gembira menjadi tugas seluruh umat.

Panggilan hidup tak bisa lepas dari sejarah Keuskupan Agung Semarang. Mgr Wilkens, SJ adalah orang pertama yang membumikan semangat kepemimpinan pribumi di KAS. Wujudnya adalah pendirian seminari Interdiosesan, yang kemudian menjadi Seminari St. Paulus Kentungan. Uskup pribumi pertama adalah Mgr Alb. Sugiyopranata, yang mengembangkan pastoral lingkungan di Paroki Bintaran. Mgr Kardinal Darmayuwono membagi keuskupan menjadi 4 kevikepan, sehingga pelayanan semakin efektif. Mgr Kardinal Darmaatmadja mencetuskan Ardas KAS sejak 1985. Mgr Suharyo mengembangkan pelayanan yang murah hati demi keselamatan jiwa-jiwa. Juga dalam hal ketaattan terhadap asas, yang diwujudkan dalam pedoman baku tata penggembalaan. Mgr Johanes Pujosumarto mempersiapkan kedatangan yobelium agung. Dan Mgr Rubiyatmoko mendorong proses kesejahteraan dan kaderisasi. Buah dari usaha tersebut adalah adanya 103 paroki dan beberapa paroki administratif di KAS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *