Setiap tahun, umat Katolik di seluruh dunia merayakan bulan Mei sebagai Bulan Maria, bulan yang secara khusus dipersembahkan untuk menghormati Bunda Maria, ibu Yesus Kristus. Tradisi ini bukan hanya warisan devosi, tetapi juga ungkapan cinta dan penghormatan umat Katolik kepada sosok yang dianggap sebagai bunda rohani umat beriman. Tapi bagaimana awal mula tradisi ini? Dan apa saja yang dilakukan umat selama Bulan Maria?
Mengapa Bulan Mei?
Pemilihan bulan Mei sebagai Bulan Maria memiliki akar sejarah yang panjang dan mendalam. Bulan Mei telah lama dikaitkan dengan musim semi di belahan bumi utara—sebuah waktu ketika alam mulai bangkit, bunga bermekaran, dan kehidupan baru muncul setelah musim dingin. Bagi umat Kristen awal, keindahan dan kesegaran bulan Mei dianggap mencerminkan kesucian, kelembutan, dan peran Maria sebagai "bunga paling indah" dari seluruh ciptaan Tuhan.
Secara khusus, pada abad ke-13 dan 14, sudah ada devosi kepada Maria yang dilakukan di bulan-bulan tertentu, tetapi barulah pada abad ke-18 devosi di bulan Mei mulai menjadi populer. Seorang imam Jesuit Italia, Alfonso Muzzarelli, memperkenalkan praktik mempersembahkan seluruh bulan Mei untuk menghormati Maria pada akhir abad ke-18. Dari sana, praktik ini menyebar ke seluruh Eropa dan akhirnya ke seluruh dunia Katolik.
Praktik Devosi Selama Bulan Maria
Selama Bulan Maria, umat Katolik terlibat dalam berbagai bentuk devosi sebagai ungkapan kasih kepada Bunda Maria. Beberapa praktik umum yang dilakukan meliputi:
Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) angkatan IV | CP: Bp. FX. Sudarmaji (083186659514), Bp. Henriyanto (085727284741)
Dibuka pendaftaran audisi pemeran Tablo (Visualisasi Kisah Sengsara Kristus) 2026 bagi OMK di seluruh wilayah Paroki | Hubungi: Indita (085740259434)
Tim Pastoral Keluarga membuka pendaftaran Kursus Persiapan Hidup Berkeluarga yang akan dilaksanakan pada 16-18 Maret 2016 pukul 18.00 - 21.30 di kapel Jurug. CP: Sekretariat Paroki/Bpk. Henri - 081229009011
Baptisan anak pada misa Minggu pagi. Rekoleksi dan pembekalan pada hari Minggu 1 Maret 2026. Pendaftaran di sekretariat paroki
Sakramen Tobat serentak di Gereja Paroki dan Kapel-kapel | 17.00
Misa Mingguan:
Sabtu Sore - pukul 17.00
Minggu Pagi - pukul 07.00
Minggu Sore - pukul 17.00
Misa Harian:
Senin & Jumat pukul 18.30
Selasa, Rabu, Kamis, & Sabtu pukul 05.30